Rabu, 17 April 2013

Latihan Pernafasan untuk penyembuhan

Berikut ini adalah Latihan Pernafasan untuk penyembuhan segala macam penyakit, Metode ini saya lakukan sudah sejak lama , sejak saya masih duduk dibangku sekolah menengah (kurang lebih 20 tahun) dan saya selalu praktekan disetiap waktu

Apakah Anda Melakukan 9 Kesalahan ini Dalam Percakapan?

         Cara kita berkomunikasi dengan orang lain adalah    sebuah kebiasaan. Karenanya, seringkali kita tidak mengetahui apakah pola percakapan yang kita lakukan sudah baik atau belum baik.
             Dalam kehidupan sehari-hari pasti anda sering berkata dalam hati : ”ah tidak enak mengobrol dengan si A, lebih enak saya mencari si B dan mengobrol dengannya.
”Saya tidak tahu anda sendiri masuk ke dalam kategori mana : si A ataukah si B, mudah-mudahan bukan si A karena si A biasanya selalu dijauhi oleh teman-temannya.
             Andai saja anda masuk dalam kategori si A, anda tidak perlu khawatirkarena pola komunikasi yang kurang baik tentu saja dapat diperbaiki. Di bawah ini adalah beberapa kesalahan yang umum dilakukan oleh orang-orang beserta beberapa solusi untuk memperbaikinya.

1. Tidak Mendengarkan
Sebagian besar orang bukanlah tipekal pendengar yang baik. Ini tentu saja berhubungan dengan ego mereka yang tinggi, yang justru ingin lebih didengarkan dibanding mendengarkan. Dalam setiap perbincangan mereka sepertinya tidak tahan menunggu giliran untuk berbicara.
Belajarlah menekan ego anda untuk mendengarkan secara sungguh-sungguh apa yang orang lain katakan.

Ketika anda mengambil sikap untuk mulai mendengarkan, anda sedang membuka jalan untuk terciptanya suatu hubungan (apapun) yang sangat potensial. Namun tetap hindari jawaban singkat “ya” atau “tidak”, karena jika anda seperti itu lawan bicara anda akan memberikan informasi setengah-setengah kepada anda. Antusiaslah terhadap topik yang sedang mereka bicarakan, sebagai contoh, jika lawan bicara anda sedang bercerita tentang pengalamannya mendaki gunung pada akhir minggu lalu, anda dapat bertanya kepadanya :

1. gunung apa yang anda daki?
2. apa yang ada sukai dari mendaki gunung?
3. apa saja yang anda lakukan di atas gunung?

Pertanyaan-pertanyaan semacam itu akan membuat topik pembicaraan menjadi lebih mendalam, lebih menarik, serta memancing lebih banyak lagi topik untuk didiskusikan. Dan yang tak kalah pentingnya lawan bicara anda mengetahui bahwa anda sungguh-sungguh sedang mendengarkannya. Hal ini tentu saja akan membuat tingkat respek lawan bicara anda bertambah pada anda.

2. Terlalu Banyak Bertanya
Beberapa pertanyaan dapat berarti anda antusias dengan lawan bicara anda, namun terlalu banyak bertanya pun akhirnya menjadi tidak baik karena sepertinya anda sedang menginterogerasi lawan bicara anda, dan dapat membuat mereka menjadi tidak nyaman.
Cobalah gabungkan antara pernyataan dan pertanyaan, misalkan :
saya pun minggu lalu berakhir pekan dengan memancing bersama teman-teman kerja saya. Apakah anda suka memancing?

3. Kehabisan Topik Untuk Dibicarakan
Dalam percakapan mungkin anda sering merasa kehabisan topik untuk dibicarakan dengan lawan bicara anda, terutama jika anda berbicara dengan seseorang yang baru saja anda kenal. Untuk mencegah hal ini terjadi, ada beberapa saran mengenai topik yang bisa anda bicarakan :

1. Seorang bijak pernah berkata 
Jangan tinggalkan rumah tanpa membaca surat kabar terlebih dahulu. Jika anda kehabisan topik untuk dibicarakan, anda bisa memulai berbicara tentang berita yang sedang hangat saat ini.”
2. Bicarakan tentang sesuatu yang berada disekeliling anda.
Mungkin tentang aquarium yang berada dibelakang anda, anak-anak yang sedang bermain di samping anda, atau apapun saja yang memungkinkan untuk dibicarakan di sekeliling anda.

4. Penyampaian yang Buruk
Salah satu hal yang paling penting dalam berkomunikasi bukanlah apa yang anda katakan, melainkan bagaimana anda menyampaikannya. Perubahan dalam kebiasaan ini akan membuat perbedaan besar, karena suara dan bahasa tubuh adalah bagian yang sangat vital dalam berkomunikasi. Beberapa hal dibawah ini untuk anda pertimbangkan :
Sampaikan dengan perlahan. Ketika anda berbicara tentang suatu hal yang sangat menyenangkan, mudah sekali bagi anda untuk memulai pembicaraan tersebut dan bahkan anda dapat berbicara dengan sangat cepat. Usahakan anda memperlambat kecepatan bicara anda, karena akan lebih mudah bagi lawan bicara anda untuk mendengarkan dan menangkap maksud yang ingin anda sampaikan.

-   Bicaralah dengan suara lantang. Tidak perlu ragu, karena lawan bicara anda memang ingin  
    mendengarkan anda.
-   Bicaralah dengan jelas. Jangan seperti bergumam.
-   Bicaralah dengan suara yang tidak monoton. Libatkan emosi dalam suara anda.
-   Gunakan jeda. Penyampaian dengan perlahan ditambah dengan jeda akan membuat lawan 
    bicara anda lebih perhatian dalam mendengarkan dan suasana pun menjadi lebih rileks.
-   Gunakan bahasa tubuh yang baik. Dalam artikel mendatang, saya akan membahas  
    bagaimana menggunakan bahasa tubuh yang baik.

5. Menginterupsi
Apakah yang anda rasakan jika pembicaraan anda dipotong oleh lawan bicara anda? … Ya, lawan bicara anda pun akan merasakan hal yang sama jika anda memotong pembicaraannya. Biarkan lawan bicara anda menghabiskan terlebih dahulu apa yang ingin disampaikan. Itu adalah salah satu bentuk penghargaan anda pada lawan bicara anda. Carilah keseimbangan antara mendengarkan dan berbicara.

6. Keinginan “Selalu Benar”
Orang tidak akan terkesan kepada anda jika anda selalu ingin merasa benar dalam setiap pembicaraan. Seringkali pembicaraan bukan betul-betul sebuah diskusi. Kadang-kadang kita ingin menjaga mood tetap baik dengan berbicara dengan seseorang. Sebagai contoh : salah satu teman anda ingin bercerita kepada anda mengenai serunya pengalaman berarung jeram sampai-sampai perahu karetnya terbalik. Namun anda malah berbicara bagaimana berarung jeram yang baik. Saya yakin mood teman anda akan langsung berubah.
Duduklah santai, berbicara dan tidak berdebat.

7. Berbicara Tentang Hal-Hal Aneh atau Negatif
Pernahkan anda berkenalan dengan seseorang dan setelah itu ia berbicara tentang hal-hal aneh atau negatif, seperti kesehatannya yang memburuk, cerita pembunuhan, atasannya yang menyebalkan, atau menggunakan bahasa aneh yang hanya ia dan temannya yang mengetahui artinya.
Saya rasa tidak ada manfaatnya berbicara hal-hal aneh atau negatif seperti itu. Orang-orang akan senang berbicara kepada anda jika anda selalu memberikan energi positif dalam setiap kata-kata yang anda keluarkan.

8. Membosankan
Jangan bercerita panjang-panjang tentang mobil anda yang baru saja anda beli atau rumah anda yang baru saja selesai dibangun. Rata-rata orang tidak terlalu tertarik dengan cerita semacam itu, yang terlalu mengekspose kemampuan diri. Carilah topik yang mengarah pada hal-hal yang bergairah atau hal-hal yang lucu misalkan. Bisa juga anda menceritakan tentang pengalaman anda berakhir pekan di puncak kemarin atau rencana anda pada liburan Lebaran mendatang. Intinya adalah sesuatu yang positif. Bukan juga mengeluh tentang atasan atau pekerjaan anda.

Dale Carnegie pernah berkata :
”Dalam 2 bulan anda akan mempunyai lebih banyak teman dengan cara antusias terhadap cerita-cerita mereka dibandingkan 2 tahun anda mencari teman dengan cara berusaha memancing mereka tertarik pada cerita-cerita anda.”

Cobalah memberi peran lebih dalam berbicara untuk lawan bicara anda. Kelak anda akan membangun sebuah hubungan yang berkualitas.
Mungkin anda sudah sering mendengar istilah “mengapa Tuhan menciptakan 2 telinga dan 1 mulut? … agar kita lebih banyak mendengarkan dibanding berbicara.

9. Tidak Merespon Dengan Baik
Jika seseorang bercerita tentang pengalamannya, jangan sekedar mengangguk atau menjawab dengan kalimat singkat. Terbukalah dan katakan apa yang anda pikirkan. Ekspresikan perasaan anda.

Sebagai penutup, anda tidak harus memperbaiki ke-9 langkah diatas secara sekaligus. Pilihlah kira-kira 3 hal terpenting yang menurut anda perlu diperbaiki dan selama 3-4 minggu anda berusaha melakukan hal tersebut secara terus menerus sampai akhirnya menjadi suatu kebiasaan.

Mudah-mudahan tips ini bermanfaat bagi anda sehingga kelak anda dapat menjadi teman bicara yang baik bagi teman-teman atau pasangan anda.


Category Article

Cara Untuk Membuat Seseorang Tersenyum

Tidak ada sesuatu yang lebih baik selain mengetahui bahwa anda telah membuat seseorang bahagia – khususnya jika anda melakukannya dengan cara-cara yang sederhana.

Tips Mengoptimalkan Kekuatan dalam Diri Kita

Tips Mengatasi Masalah Hidup dengan Mengoptimalkan Kekuatan dalam Diri Kita
Dalam hidup, masalah pastilah selalu ada. Namun tak ada persoalan yang tak mungkin diatasi. Dan kita sebagai manusia memegang peran kunci dalam mengatasi suatu masalah.

Selasa, 16 April 2013

BEBERAPA ADAB ISLAMI DALAM HUTANG PIUTANG:

[1]. Hutang piutang harus ditulis dan dipersaksikan.
Dalilnya firman Allah I: “Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu bermu’amalah tidak secara tunai untuk waktu yang ditentukan, hendaklah kamu menuliskannya. Dan hendaklah seorang penulis di antara kamu menuliskannya dengan benar. Dan janganlah penulis enggan menuliskannya sebagaimana Allah telah mengajarkannya, maka hendaklah ia menulis, dan hendaklah orang yang berhutang itu mengimlakkan (apa yang ditulis itu), dan hendaklah ia bertakwa kepada Allah Rabbnya, dan janganlah ia mengurangi sedikitpun daripada hutangnya.

Sunnah Rasulullah dan Manfaat Tidur Miring ke Kanan



Posisi tidur juga berpengaruh terhadap kesehatan. Tidur berbaring dengan posisi telentang kurang sehat, sebab menekan atau menyesakkan tulang punggung, bahkan kadangkala bisa menyebabkan kita ingin ke toilet/WC. Tidur tengkurap atau menelungkup tidak baik untuk pernapasan. 
 

9 Rahasia Yahudi Yang Tidak Diketahui Umat Islam

Kita tahu saat ini bangsa Yahudi menguasai dunia, bahkan ada teori konspirasi Illuminati, suatu cara bangsa Yahudi menguasai dunia. Kali ini R10 akan membahas 9 rahasia Yahudi yang tidak diketahui umat Islam.

Senin, 15 April 2013

TABEL MAHRAM

JABAT TANGAN DENGAN LAWAN JENIS


Fatwa Syaikh Khalid bin Abdil Mun’im Ar Rifa’i
Soal:
Saya adalah pemudi dari Maroko yang sedang menetap di negara Perancis dan sudah bersungguh-sungguh dalam berpakaian Islami. Saya menolak untuk berjabat tangan dengan laki-laki dari keluarga saya dengan alasan mereka bukanlah mahram saya. Akan tetapi mereka mengingkari hal ini dan menentangnya dengan keras serta mengatakan bahwa berjabat tangan dengan lawan jenis yang bukan mahram adalah dibolehkan sebagaimana yang difatwakan oleh salah satu da’i Islam yaitu Dr. Yusuf Qardhawi.

HUKUM NIQAB / PURDAH MENGIKUT PANDANGAN 4 MAZHAB

Wanita bercadar seringkali diidentikkan dengan orang arab atau timur-tengah. Padahal memakai cadar atau menutup wajah bagi wanita adalah ajaran Islam yang didasari dalil-dalil Al Qur’an, hadits-hadits shahih serta penerapan para sahabat Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam serta para ulama yang mengikuti mereka

Wanita Dan Parfum

3
Hukum Memakai Parfum Bagi Wanita Muslimah | Parfum dan wanita merupakan bagian yang tak terpisahkan. Saking pentingnya banyak kaum hawa yang tak percaya diri bila tidak memakai benda ini. Sekejap saja kita keluar rumah dijalan, di pasar, di tempat keramaian maka akan dengan mudah hidung kita mencium bau yang semerbak dari wewangian parfum.

JILBAB PUNUK / BONGGOL UNTA


jilbab seperti punuk unta-novieffendi.com
jilbab seperti punuk unta
Istilah “jilbab gaul”, “jilbab modis” atau “jilbab keren”…tentu tidak asing di telinga kita, karena nama-nama ini sangat populer dan ngetrend di kalangan para wanita muslimah.

BUDHA TELAH MENGGAMBARKAN DATANGNYA NABI MUHAMMAD?

Budha Telah Menggambarkan Datangnya Nabi Muhammad?

 Nama Budha pertama kali dipakai oleh Sidharta Gautama atau sakyamuni yang lahir sekitar tahun 563 SM sebagai pendiri Budha.
Sakura

Nabi Muhammad Dalam Kitab Suci Hindu



Seorang professor bahasa dari ALAHABAD UNIVERSITY INDIA dalam salah satu
buku terakhirnya berjudul "KALKY AUTAR" (Petunjuk Yang Maha Agung) yang baru
diterbitkan memuat sebuah pernyataan yang sangat mengagetkan kalangan intelektual Hindu

100 TOKOH PALING BERPENGARUH VERSI MICHAEL H. HART

MICHAEL H. HART adalah seorang
keturunan Yahudi yang menuliskan buku berjudul “The 100“, pada tahun 1978. Buku tersebut memuat 100
tokoh yang memiliki pengaruh terkuat dalam sejarah manusia. Bukunya
secara hangat diperdebatkan, konsep bukunya secara luas ditiru. Penting
untuk dicatat bahwa Hart tidak memasukkan orang terbesar. Kriterianya
ialah orang yang berpengaruh.
Buku ini dicetak kembali pada 1992 dengan beberapa revisi nyata
terhadap daftar urutan 100 dan pangkat luar biasa mereka. Terutama di
antara revisi itu ialah penurunan pangkat tokoh komunis seperti Lenin
dan Joseph Stalin, dan pengenalan Mikhail Sergeyevich Gorbachev. Edisi
ini juga memuat Edward de Vere menggantikan William Shakespeare. Hart
menggantikan Niels Henrik David Bohr dan Antoine Henri Becquerel dengan
Ernest Rutherford, juga membetulkan kesalahan dalam edisi pertama. Henry
Ford juga dimasukkan di sini dari yang sekedar “Tokoh-tokoh Terhormat”,
menggantikan Pablo Picasso. Akhirnya, urutan itu ditata kembali.
100 Tokoh menurut Michael H. Hart – Berdasarkan Peringkat dan
Pengaruhnya


  1. Nabi Muhammad: Penyebar agama Islam,
    penguasa Arabia, mempunyai karir politik dan keagamaan yang luar biasa,
    namun tetap seimbang dan serasi, mengakibatkan Nabi Muhammad memiliki
    banyak pengikut, dan juga menjadi panutan seluruh masyarakat dunia
    hingga saat ini.
  2. Isaac Newton: Fisikawan, pencetus Teori Gravitasi
    umum, Hukum gerak
  3. Yesus / Nabi Isa: Isa Al Masih Kristen
  4. Siddhartha Gautama (Buddha): Pendiri agama Buddha
  5. Kong Hu Cu: Pendiri agama Kong Hu Cu
  6. Santo Paulus: Penyebar ajaran Kristen
  7. Ts’ai Lun: Penemu kertas
  8. Johann Gutenberg: Mengembangkan mesin cetak,
    mencetak Alkitab
  9. Christopher Columbus: Penjelajah, memimpin
    orang-orang Eropa ke Amerika
  10. Albert Einstein: Fisikawan, penemu Teori
    Relativitas
  11. Louis Pasteur: Ilmuwan, penemu Pasteurisasi
  12. Galileo Galilei: Astronom, secara akurat
    mengemukakan teori Heliosentris
  13. Aristoteles: Filsuf Yunani yang berpengaruh
  14. Euclides: Matematikawan, membuktikan tentang
    Geometri
  15. Nabi Musa: Nabi terbesar Yahudi
  16. Charles Robert Darwin: Biologis, mendeskripsikan
    teori Evolusi
  17. Kaisar Qin Shi Huang: Kaisar Tiongkok
  18. Augustus Caesar (Kaisar Agustus): Kaisar pertama
    [Kekaisaran Romawi]
  19. Nicolaus Copernicus: Astronom, salah satu tokoh
    Teori Heliosentris
  20. Antoine Laurent Lavoisier: Bapak Kimia modern,
    Filsuf dan Ekonom
  21. Constantine yang Agung: Kaisar Romawi yang
    menjadikan agama Kristen sebagai agama resmi negara
  22. James Watt: Mengembangkan Mesin uap
  23. Michael Faraday: Fisikawan, Kimiawan, menemukan
    Induksi Elektromagnetik
  24. James Clerk Maxwell: Fisikawan, penemu Spektrum
    Elektromagnetik
  25. Martin Luther: Pendiri agama Protestan dan aliran
    Lutheran
  26. George Washington: Presiden pertama Amerika Serikat
  27. Karl Heinrich Marx: Bapak Komunisme
  28. Orville Wright dan Wilbur Wright: Penemu Pesawat
    terbang
  29. Genghis Khan: Penakluk dari bangsa Mongol
  30. Adam Smith: Ekonom, pelopor Kapitalisme
  31. Edward de Vere, 17th Earl of Oxford: Kemungkinan
    menulis karya yang berkaitan dengan William Shakespeare
  32. John Dalton: Kimiawan, Fisikawan, penemu Teori
    Atom, Hukum Tekanan Parsial (Hukum Dalton)
  33. Alexander yang Agung / Iskandar Zulkarnain:
    Penakluk dari Makedonia
  34. Kaisar Napoleon Bonaparte: Penakluk dari bangsa
    Perancis
  35. Thomas Alva Edison: Penemu bola lampu dan Fonograf,
    dll.
  36. Antony van Leeuwenhoek: Ahli Mikroskop, mempelajari
    kehidupan mikroskopis
  37. William Thomas Green Morton: Pelopor Anestesiologi
  38. Guglielmo Marconi: Penemu Radio
  39. Adolf Hitler: Penakluk, memimpin Blok Poros dalam
    Perang Dunia II
  40. Plato: Filsuf Yunani
  41. Oliver Cromwell: Politikus Inggris dan pemimpin
    militer
  42. Alexander Graham Bell: Salah seorang penemu Telepon
  43. Alexander Fleming: Penemu Penisilin, memajukan
    Bakteriologi, Imunologi dan Kemoterapi
  44. John Locke: Filsuf dan Teolog liberal
  45. Ludwig van Beethove: Komponis musik klasik
  46. Werner Karl Heisenberg: Pencetus Prinsip
    Ketidakpastian
  47. Louis-Jacques-Mandé Daguerre: Penemu/pelopor
    Fotografi
  48. Simon Bolivar: Pahlawan nasional dari Venezuela,
    Kolombia, Ekuador, Peru, dan Bolivia
  49. René Descartes: Filsuf Rasionalis dan matematikawan
  50. Umar bin al-Khattab: Khalifah Ar-Rasyidin kedua,
    memperluas Daulah Khilafah Islamiyah. Penerus cita-cita Nabi Muhammad
    SAW.
  51. Paus Urbanus II: Penyeru Perang Salib
  52. Michelangelo Buonarroti: Pelukis, pematung, arsitek
  53. Asoka: Raja India yang masuk dan mengembangkan
    agama Buddha
  54. Santo Augustinus: Teolog Kristen awal
  55. William Harvey: Penemu sirkulasi darah
  56. Ernest Rutherford, 1st Baron Rutherford of Nelson:
    Fisikawan
  57. John Calvin: Tokoh Reformasi Gereja, pendiri
    Calvinisme
  58. Gregor Johann Mendel: Penemu teori genetika
  59. Max Karl Ernst Ludwig Planck: Fisikawan,
    mengemukakan Termodinamika
  60. Joseph Lister, 1st Baron Lister: Pelaku penemuan
    Antiseptik yang secara besar mengurangi kematian akibat pembedahan
  61. Nikolaus August Otto: Penemu mesin pembakaran 4 tak
  62. Francisco Pizarro: Penakluk dari bangsa Spanyol
    yang menaklukkan Kerajaan Inka di Amerika Selatan
  63. Hernando Cortes: Penakluk dari bangsa Spanyol yang
    menaklukkan Meksiko
  64. Thomas Jefferson: Presiden ketiga AS
  65. Ratu Isabella I: Penguasa Spanyol, penyokong
    Cristopher Colombus
  66. Joseph Stalin ([[Joseph Vissarionovich Dzugashvili]:
    Tokoh revolusioner dan penguasa Uni Soviet
  67. Julius Caesar: Penguasa Roma
  68. Raja William I sang Penakluk: Meletakkan
    pembangunan Inggris modern
  69. Sigmund Freud: Pendiri sekolah Freud untuk
    psikologi, ahli psikoanalisis
  70. Edward Jenner: Penemu vaksin cacar
  71. Wilhelm Conrad Roentgen: Penemu sinar X
  72. Johann Sebastian Bach: Komponis
  73. Lao Tzu: Pendiri Taoisme
  74. Voltaire: Penulis dan filsuf
  75. Johannes Kepler: Astronom penemu Hukum Kepler
    tentang pergerakan planet
  76. Enrico Fermi: Salah satu tokoh abad atom, Bapak Bom
    Atom
  77. Leonhard Euler: Fisikawan, matematikawan penemu
    Kalkulus Diferensial dan Integral serta Aljabar
  78. Jean-Jacques Rousseau: Filsuf dan pengarang Prancis
  79. Niccolò Machiavelli: Penulis Sang Pangeran (risalat
    politik yang berpengaruh)
  80. Thomas Robert Malthus: Ekonom penulis Esai Prinsip
    Populasi dalam Pengaruhnya pada Kemajuan Masa Depan pada Masyarakat
  81. John Fitzgerald Kennedy: Presiden AS yang
    mendirikan “Program Luar Angkasa Apollo”
  82. Gregory Goodwin Pincus: Endokrinolog, menemukan pil
    KB
  83. Mani (en): Nabi Iran abad ke-3, Pendiri
    Manicheanisme
  84. Vladimir Ilyich Lenin (Vladimir Ilyich Ulyanov):
    Tokoh revolusioner dan pemimpin Rusia
  85. Kaisar Sui Wen: Menyatukan Tiongkok, pendiri
    Dinasti Sui
  86. Vasco da Gama: Navigator, penemu rute pelayaran
    Eropa ke India
  87. Raja Cyrus yang Agung: Pendiri kekaisaran Persia
  88. Tsar Peter yang Agung: Mendekatkan Rusia kepada
    Eropa
  89. Mao Zedong (Mao Tse-tung): Bapak Maoisme, komunisme
    Tiongkok
  90. Sir Francis Bacon: Filsuf, menggambarkan secara
    induktif metode ilmiah
  91. Henry Ford: Pembuat mobil model T
  92. Meng Tse: Filsuf, pendiri sekolah Konfusianisme
  93. Zarathustra (Zoroaster): Pendiri Zoroastrianisme
  94. Ratu Elizabeth I: Ratu Inggris, memperbaiki Gereja
    Inggris setelah Ratu Mary
  95. Mikhail Sergeyevich Gorbachev: Perdana Menteri
    Rusia yang mengakhiri Komunisme di Uni Soviet dan Eropa Timur
  96. Raja Menes: Menyatukan Mesir Atas dan Mesir Bawah
  97. Kaisar Charlemagne: Kaisar Romawi Suci
  98. Homer: Penyair epik
  99. Kaisar Justinianus I: Kaisar Romawi, menaklukkan
    kembali kekaisaran Mediterania
  100. Mahavira: Pendiri Jainisme

10 AGAMA TERBESAR DI DUNIA

Émile Durkheim mengatakan bahwa agama adalah suatu sistem yang terpadu yang terdiri atas kepercayaan dan praktik yang berhubungan dengan hal yang suci. Agama menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah sistem yang mengatur tata keimanan (kepercayaan) dan peribadatan kepada Tuhan Yang Mahakuasa serta tata kaidah yang berhubungan dengan pergaulan manusia dan manusia serta lingkungannya

ISI DALAM KA'BAH

Tak sembarang orang yang bisa memasuki Ka'bah. Oleh sebab itu, banyak yang bertanya, apa sebenarnya yang ada dalam Ka'bah itu ? Apa benar dalam Ka'bah masih tersimpan berhala-berhala zaman dulu sebagaimana yang dituduhkan kaum perusak Islam?

Bukti Ilmiah Kebenaran Hari Kebangkitan …!! Subhanallaah ….

Rahasia kebenaran Al-Qur’an terungkap lagi, ditemukan dan terus ditemukan! Hari kebangkitan, dimana umat manusia akan dihidupkan oleh Allah setelah hari kiamat, oleh umat dulu jaman nabi-nabi tidak dipercayai karena tidak masuk akal mereka.

Kebaikan minum air secara duduk

Mengapa Rasulullah SAW menggalakkan kita minum air secara duduk ?Ternyata secara perubatan, dlm tubuh kita terdapat penapis sfringer. Saringan tersebut dapat terbuka ketika kita duduk, dan tertutup ketika kita berdiri.

Matikan lampu ketika tidur, tinjauan Sains dan pesanan Rasulullah SAW

Semakin malam semakin gelap tubuh kita akan merasa lelah dan mengantuk. Ini jelas wajar, sintesis dan sekresi hormon melatonin oleh kelenjar pineal meningkat seiring dengan semakinnya malam.

ISLAM DI INDIA

Hubungan antara negara Arab dan India sebelum kedatangan Islam sudah lama terjalin baik, terutama dalam hubungan perdagangan. Sejak lama ramai orang-orang Arab yang berlayar ke India untuk berniaga dan mencari bahan makanan.

Hubungan antara dua negeri tersebut hanya melalui jalur laut. Banyak kapal layar bangsa Arab dan India hilir-mudik di perairan Laut Arab dan Teluk Persia dan terdapat juga yang terus ke bagian selatan Semenanjung Arab menuju Yaman dan Laut Merah. Hampir keseluruhan pantai barat India menjadi tempat berlabuhnya kapal-kapal Arab yang hendak berlayar ke Cina, Asia Timur, dan Asia Tenggara.

Menurut Hamka dalam bukunya, Sejarah Umat Islam, pada tahun 684 M, atau pada abad pertama Hijriyyah, di bahagian barat Sumatera terdapat satu perkampungan Arab. Jadi orang Arab memang sudah lama berlayar mengarungi Lautan India dalam perjalanan mereka menuju Asia Tenggara dan Cina. Dan sudah menjadi kelaziman pula kapal-kapal bangsa Arab singgah di Pantai Barat India untuk menambah persiapan bahan makanan dan kelengkapan yang diperlukan.

Di samping itu buku-buku sejarah memang banyak menyebutkan bahwa pantai barat India, seperti Gujarat, Malabar, Kerala, dan Bombay merupakan pusat perdagangan dan tempat pertukaran barang-barang yang datang dari Timur dan Barat.

Delegasi Utsman RA
Jalur pelayaran bangsa Arab melalui lautan India dan sering kali kapal-kapal mereka singgah di sekitar pantai barat India. Di samping menjalankan perniagaan, mereka pun berusaha menyebarkan agama Islam ke India, sebagaimana yang terjadi di Nusantara.

Khalifah Utsman RA, khalifah ketiga yang berkuasa antara 23 H hingga 25 H/644-656 M pernah mengirim utusannya ke India untuk melihat dari dekat dan mempelajari situasi India. Rombongan utusan, yang dipimpin Hakam bin Jabalah Al-Abdi, berhasil masuk wilayah Sind, atau Pakistan Selatan sekarang.
Setelah melihat keadaan sekitarnya, mereka pulang menghadap Khalifah dan menceritakan keadaan wilayah Sind dengan bersyair:

Air di sana sangat sedikit
pencurinya garang
tanahnya tandus

Jika dikirim ke sana tentara yang banyak mereka akan mati kelaparan
dan jika dalam jumlah sedikit
mereka akan lenyap dan musnah


Mendengar keterangan tersebut, keinginan Khalifah Utsman RA untuk mengirim tentaranya tertahan. Namun ia beroleh manfaat dari kabar yang dibawa delegasi tersebut, hingga ia mengetahui dengan lebih dekat adat-istiadat masyarakat setempat dan juga dapat mengetahui jalan yang menghubungkan Arab dan India hingga tidak menjadi kesulitan yang besar untuk “menaklukkan” benua kecil itu pada suatu saat kelak.
Setelah melewati beberapa pergantian kekhalifahan, pada masa Khalifah Abdul Malik bin Marwan, khalifah kelima Dinasti Bani Umayyah, muncullah inisiatif untuk menaklukkan India. Namun usaha penaklukan India baru terlaksana pada masa pemerintahan putra Abdul Malik yang bernama Al-Walid atas saran gubernur Irak, Hajjaj bin Yusuf Ats-Tsaqafi.
Tahun 87 H/706 M, Khalifah Al-Walid mengirim pasukan sebanyak enam ribu orang ke wilayah Sind di bawah pimpinan seorang panglima yang masih muda, Muhammad bin Qasim Ats-Tsaqafi, yang ketika itu baru berusia 17 tahun, dengan seorang pembantunya, Abul Aswad Jahm bin Zuhair Al-Ju’fi.

Penaklukan Kota demi Kota
Muhammad bin Qasim bersama pasukan perangnya berangkat ke India melalui jalur darat dan melintasi wilayah Sind. Wilayah Sind ketika itu di bawah kekuasaan Kerajaan Dahar, yang berpusat di kota Dibul.
Dikisahkan, saat itu Kerajaan Dahar menjadi penghalang bagi masuknya Islam ke tanah India. Karenanya, Muhammad bin Qasim terlebih dulu merancang untuk membuang batu penghalang tersebut.

Muhammad bin Qasim mengerahkan tentaranya ke kota Makran, karena kota tersebut merupakan pembuka jalan pada penaklukan selanjutnya. Kota Makran pun dapat ditaklukkan dengan mudah. Setelah itu, kota demi kota, termasuk Qanzbur, Armail, dan Dibul, pun jatuh ke tangan pasukan kaum muslimin.
Di kota Dibul, ibu kota Kerajaan Dahar, panglima terpaksa menghadapi tantangan yang sangat hebat dari penduduk kota tersebut. Namun, berkat kesungguhan dan keteguhan Muhammad bin Qasim, pasukan muslimin berhasil merebut benteng pertahanan kota ini dan menguasainya.

Setelah mengetahui berita jatuhnya kota itu, raja Dahar berupaya melarikan diri menuju kota Makran. Akan tetapi pasukan kaum muslimin terus mengepungnya dan akhirnya raja itu dapat ditangkap.
Muhammad bin Qasim Ats-Tsaqafi meneruskan serangannya ke kota-kota lain, seperti Sawandai, Rurr, dan Multan, sehingga keseluruhan wilayah Sind itu dapat dikuasai.

Setelah berhasil menaklukkan seluruh wilayah Sind, Khalifah Al-Walid melantiknya sebagai gubernur di wilayah tersebut.

Demi mengingat jasa-jasa besar yang ditorehkan pemuda Muhammad bin Qasim, seorang penyair Arab memujinya:

Dalam usia tujuh belas tahun
ia sudah dapat membangun negeri
Sedangkan kawan-kawan sebayanya
ketika itu sedang asyik bermain

Tapi malang nasib pahlawan muda yang berjasa besar dalam mensyiarkan Islam di tanah Sind ini. Pada masa pemerintahan Sulaiman bin Abdul Malik, pengganti Khalifah Al-Walid, ia pun dipanggil menghadap khalifah ke Damaskus (Syria), ibu kota pemerintahan Islam ketika itu. Bahkan dengan paksa, ia ditangkap dan diikat kedua tangannya dan dibawa ke Damaskus. Penduduk Sind amat bersedih menyaksikan peristiwa yang menimpa diri Muhammad bin Qasim.

Tak lama setelah itu terdengarlah berita bahwa Muhammad bin Qasim wafat di dalam penjara.
Tindakan Khalifah Sulaiman terhadap Muhammad bin Qasim tersebut dilatarbelakangi adanya faktor intrik politik antara dirinya dan keluarga Hajjaj bin Yusuf Ats-Tsaqafi, dan Muhammad bin Qasim termasuk dalam keluarga Hajjaj bin Yusuf.

Sementara pihak menilai, seandainya panglima muda ini tidak dipanggil pulang ke Damaskus, tentu keadaan India tidak seperti sekarang ini. Boleh jadi India saat ini menjadi negara Islam yang kuat. Namun demikian nama Muhammad bin Qasim tetap harum dan dikenang oleh masyarakat muslimin India, terutama di daerah Sind dan sekitarnya.

Hanafiyah dan Syafi’iyah
Setelah Muhammad bin Qasim wafat, kedudukan kaum muslimin mulai goyang dan melemah. Tiga abad kemudian, barulah kedudukan mereka menguat kembali dan sangat berpengaruh setelah kedatangan Sultan Mahmud Al-Ghaznawi dari Afghanistan. Sultan ini berjasa dalam mendirikan kerajaan Islam di tanah India tersebut.

Gerakan yang dipimpin Sultan Mahmud Al-Ghaznawi datang melalui celah-celah gunung yang curam di Afghanistan, menembus Genting Khaibar yang terkenal curam.

Dengan kedatangan Sultan Mahmud, India mulai membuka lembaran baru dalam sejarahnya, yaitu berada di bawah kekuasaan Islam secara mutlak. Peristiwa ini terjadi di akhir abad keempat Hijriyyah.
Selain raja-raja, nama-nama kaum ulama dan dai juga banyak memenuhi halaman-halaman buku sejarah India. Mereka datang semata-mata untuk mensyiarkan agama.

Pengaruh mereka di tengah-tengah masyarakat lebih kuat dan mendalam dari pengaruh para raja, yang lebih mementingkan kedudukan dan perluasan daerah kekuasaan.

Di antara ulama yang terkenal ialah Syaikh Ismail Al-Lahori (w. 448 H/1056 M), yang berhasil mengislamkan puluhan ribu penduduk Lahore, Syaikh Mu’inuddin Al-Jisyti (w. 627 H/1230 M), yang telah mengislamkan ratusan ribu penduduk Ajmir, Syaikh Fariduddin Al-Ajwadi (w. 664 H/1266 M) dan Syaikh Ali bin Syihab Al-Hamdzani (w. 784 H/1382 M), yang berhasil mengislamkan sebagian besar penduduk India lainnya.

Masih banyak lagi kaum ulama yang berjasa besar dalam dakwah Islamiyah di kalangan masyarakat India, seperti yang disenaraikan dalam kitab Al-Muslimun fi al-Hind, karya Sayyid Abul Hasan Ali An-Nadwi.
Selain para ulama yang datang dari lereng pegunungan Afghanistan, India diramaikan pula dengan kedatangan para ulama dari Semenanjung Arab Selatan, seperti Yaman dan Hadhramaut, yang turut berdakwah dan menyebarkan agama Islam di India bersama para saudagar Islam yang berjiwa dakwah. Orang-orang seperti ini pulalah yang membawa agama Islam ke tanah Melayu dan sekitarnya.

Pemahaman agama atau madzhab yang dianut kaum muslimin India, yaitu Madzhab Hanafi dan Madzhab Syafi’i, menunjukkan kenyataan sejarah tersebut. Dapat disimpulkan, Islam masuk ke India melalui dua jalan. Pertama, melalui Pantai Barat India, sebagai pintu masuk Islam dari Semanjung Arab Selatan. Dan kedua, melalui bagian Barat Laut, yaitu Afghanistan dan Turki.

Kebanyakan kaum muslimin yang menetap di India sebelah barat dan selatan menganut Madzhab Syafi’I, karena mereka menerima Islam dari Semenanjung Arab yang dibawa oleh orang-orang Yaman dan Hadhramaut, yang bermadzhab Syafi’i. Sementara kaum muslimin India yang menetap di bagian utara dan timur, hampir keseluruhannya bermadzhab Hanafi, sebab mereka menerima ajaran Islam dari orang-orang Afghanistan dan Turki, yang kebanyakannya bermadzhab Hanafi.

PENYIMPANGAN SYI'AH

POKOK-POKOK KESESATAN SYIAH
DILIHAT DARI BUKU FIQIH JA'FARI 

  1.  “Pada rakaat ketiga salat Magrib dan pada dua rakaat terakhir salat Zuhur, Asar, dan Isya, orang boleh memilih antara membaca al-Fatihah dan membaca :
سُبْحَانَ اللهِ وَ الْحَمْدُ ِللهِ وَ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَ اللهُ أَكْبَرُ.
      sekali. Namun disunnahkan membacanya tiga kali.” (Fiqih Ja’fari, hal. 162).
  1. Mengganti ucapan aamiin setelah membaca Al-Fatihah dengan ucapan al-hamdu lillaahi rabbil ‘aalamiin. Karena dengan sengaja membaca aamiin setelah Al-Fatihah adalah membatalkan shalat. “….berdasarkan ucapan Imam Shadiq (as), “Jika engkau salat di belakang seorang imam, lalu ia membaca al-Fatihah dan selesai, maka ucapkanlah, ‘Alhamdu lillahi Rabil’alamin.’ Janganlah engkau mengucapkan, ‘Amin.’” (Fiqih Ja’fari, hal. 173).
  2. “Telah kami sebutkan bahwa rukun salat ada lima, yaitu niat, takbiratul ihram, berdiri ketika takbiratul ihram dan sebelum rukuk, rukuk dan dua sujud.” (Fiqih Ja’fari, hal. 177).
  3. Shalat dengan pakaian atau tempat najis. “Seseorang boleh salat pada pakaian atau empat yang najis asalkan kering dan tidak berpindah, kecuali tempat dahi, karena sujud disyaratkan harus pada sesuatu yang suci.” (Fiqih Ja’fari, hal. 144)
  4. Membolehkan shalat dalam keadaan telanjang. “Imam Shadiq (as) ditanya tentang seorang lelaki yang keluar telanjang, kemudian dating waktu salat. Beliau berkata, “Ia salat telanjang dengan berdiri bila tidak ada yang melihatnya, dan dengan duduk bila ada yang melihatnya.” (Fiqih Ja’fari, hal. 141).
  5. “Barangsiapa salat tamam dengan sengaja dan tahu, padahal syarat-syarat qasar telah terpenuhi, maka salatnya batal dan ia harus salat lagi di dalam waktu atau qada jika waktu sudah keluar, sebab yang ia lakukan itu bukan yang diperintahkan.” (Fiqih Ja’fari, hal. 241).
  6. “Salat dua hari raya adalah wajib, begitu juga salat Kusuf.” (Fiqih Ja’fari, hal. 250).
  7. Perbedaan dalam tata cara shalat Idul Fithri/Adha. “Di dalam salat dua hari raya, seseorang mengucapkan takbir sekali untuk membuka salat, kemudian membaca Ummul Kitab dan surat, lalu bertakbir lima kali dengan membaca qunut di antara takbir-takbir tersebut, setelah itu bertakbir sekali untuk rukuk. Pada rakaat kedua, ia membaca Ummul Kitab dan surat, pada rakaat pertama membaca surat al-A’la dan pada rakaat kedua membaca surat asy-Syams, kemudian bertakbir empat kali dengan membaca qunut di antara takbir-takbir tersebut, lalu rukuk dengan takbir kelima.” (Fiqih Ja’fari, hal. 251).
  8. “Salat Kusuf (gerhana) adalah wajib.” (Fiqih Ja’fari, hal.  253).
  9. Tentang air yang terkena najis: “Air yang bekas digunakan untuk membersihkan tempat keluarnya kencing dan tinja adalah suci dengan syarat ia tidak berubah karena najis tersebut, tidak ada najis dari luar yang mengenainya, kencing atau tinja yang keluar itu tidak meluber ke mana, tidak ada darah yang keluar bersamanya, dan tidak terdapat bagian-bagian tinja pada air tersebut.” (Fiqih Ja’fari, hal.  43).
  10. Shalat jenazah tanpa wudlu. Imam Ridha berkata, “Dan kami membolehkan salat atas mayat tanpa wudu karena dalam salat tersebut tidak ada rukuk dan sujud, sedang kewajiban wudu itu hanyalah untuk salat yang ada rukuk dan sujud.” (Fiqih Ja’fari, hal.  46).
  11. Tata cara berwudlu : “Berwudu satu kali adalah fardu, dua kali tidak berpahala, dan tiga kali bid’ah.” (Fiqih Ja’fari, hal.  56).
  12. Syiah melarang shalat di belakang tiga orang : “tiga orang, janganlah kalian salat di belakang mereka: orang yang tidak dikenal, orang yang keterlaluan (melampauai batas), dan orang yang terang-terangan berbuat fasik.” (Fiqih Ja’fari, hal.  209).
  13. “Makmum harus menentukan, di dalam hatinya, imam yang akan ia ikuti, baik dengan (menyebut) namanya, sifatnya, ataupun dengan isyarat.” (Fiqih Ja’fari, hal.  210).
  14. “Sujud di atas tanah kuburan Husain (as) menyinari tujuh bumi. Siapa yang memiliki tasbih yang terbuat dari tanah kuburan Husain maka ia dicatat sebagai orang yang bertasbih, sekalipun ia tidak bertasbih dengannya.” (Fiqih Ja’fari, hal.  146).   
  15. Menafsirkan ayat Al-Qur`an secara menyimpang. ”Maka apakah orang yang berjalan terjungkal di atas mukanya itu lebih banyak mendapat petunjuk ataukah orang yang berjalan tegap di atas jalan yang lurus,” (QS Al-Mulk: 22). ”Mungkin kiasan ini akan menjadi nyata dalam alam jiwa. Dalam hadis shirathal mustaqim, ayat ini ditafsirkan berkenaan dengan Amirul Mukminin dan para imam yang suci. Abil Hasan berkata: ”Allah telah memberikan contoh pada ayat ini bagi orang yang berpaling dari wilayah ’Ali. Mereka ibarat orang yang berjalan terjungkal di atas kepala, serta tidak mendapatkan petunjuk, dan orang yang mengikuti jalan Imam ’Ali adalah jalan mereka yang diluruskan. Jalan yang lurus diartikan dengan Imam ’Ali dan para washi-nya. Sebelum ini kita telah menerangkan bahwa manusia yang sempurna berada pada jalan yang lurus.” (Dikutip dari buku, 40 Hadis telaah Imam Khomeini atas Hadis-hadis Mistis dan Akhlak, Penerbit Mizan, cetakan 1, Shafar 1415/Juli 1994, hal. 196-197).
  16. Dan masih banyak yang lainnya.




FATWA MENGENAI ROKOK

Berikut adalah fatwa mengenai rokok di beberapa negara
  1. Kerajaan Arab Saudi mengeluarkan fatwa bahawa merokok, menanam tembakau dan memperniagakannya hukumnya adalah haram kerana daripadanya terdapat kemudaratan.
  2. Ulama-ulama semasa seperti Dr Abdul Jalil Shalabi mengatakan merokok adalah haram kerana ia boleh mendatangkan kemudaratan kepada kesihatan masyarakat.
  3. Dr Zakaria Al Bari (anggota Akademi Kajian Islam dan Anggota Lujnah Fatwa Al-Azhar) menyatakan merokok hukumnya haram atau makruh adalah pendapat yang kuat.
  4. Al Imam Abdul Halim Mahmud dalam kitabnya telah memberi fatwa merokok hukumnya makruh jika ia tidak mendatangkan kemudaratan kepada kesihatan. Sebaliknya adalah haram jika ia mendatangkan kemudaratan kepada kesihatan.
  5. Syeikh Hasanain Makhluf iaitu bekas Mufti Kerajaan Mesir telah menetapkan merokok adalah haram jika mendatangkan mafsadat kesihatan dan mengurangkan hak keluarga dari segi pengurangan nafkah kepada keluarganya. Makruh jika mafsadat itu tidak ketara atau tidak mengurangkan hak nafkah keluarga.
  6. Di Malaysia, Muzakarah Jawatankuasa Fatwa, Majlis Kebangsaan Hal Ehwal Islam Malaysia Kali Ke-37 yang berlangsung pada 23 Mac 1995 telah memutuskan bahawa amalan merokok itu hukumnya adalah haram menurut pandangan Islam.
  7. Fatwa Negeri Selangor Darul Ehsan yang telah diwartakan pada 7 Disember 1995 di bawah Enakmen Pentadbiran Perundangan Islam 1989 telah menyebutkan bahawa amalan menghisap apa jua jenis rokok adalah haram bagi mana-mana orang Islam.
  8. Fatwa Negeri Perlis memutuskan bahawa menanam tembakau atau merokok dan memanfaatkan hasil tembakau adalah haram.
  9. Jawatankuasa Fatwa Negeri Kedah berpegang kepada fatwa merokok adalah haram walaupun sehingga kini belum ada penguatkuasaan berhubung perkara itu kerana berdasarkan pendapat pengamal perubatan bahawa perbuatan merokok boleh mendatangkan mudarat.
  10. Jawatankuasa Fatwa Negeri Melaka juga telah bersetuju menerima pakai keputusan Muzakarah Jawatankuasa Fatwa, Majlis Kebangsaan Hal Ehwal Islam Malaysia Kali Ke-37 bahawa amalan merokok itu hukumnya adalah haram.


Hidup hanya sekali, maka jangan sampai sudah ditimpa penyakit baru hendak beringat. Bak kata orang, jangan sudah terhantuk baru terngadah. Ingatkah anda iklan kempen berhenti merokok (di atas) yang pernah disiarkan di TV sedikit masa dahulu? Mesejnya juga jelas - BERHENTILAH MEROKOK!


Motivasi Islami

Tiga sifat manusia yang merusak adalah, kikir yang dituruti, hawa nafsu yang diikuti, serta sifat mengagumi diri sendiri yang berlebihan. – Nabi Muhammad Saw
Pahlawan bukanlah orang yang berani menetakkan pedangnya ke pundak lawan, tetapi pahlawan sebenarnya ialah orang yang sanggup menguasai dirinya dikala ia marah. – Nabi Muhammad Saw
Karena manusia cinta akan dirinya, tersembunyilah baginya aib dirinya; tidak kelihatan olehnya walaupun nyata. Kecil di pandangnya walaupun bagaimana besarnya. – Jalinus At Thabib
Hiduplah seperti pohon kayu yang lebat buahnya; hidup di tepi jalan dan dilempari orang dengan batu, tetapi dibalas dengan buah. – Abu Bakar Sibli
Hiduplah seperti pohon kayu yang lebat buahnya; hidup di tepi jalan dan dilempari orang dengan batu, tetapi dibalas dengan buah. – Abu Bakar Sibli
Demi Allah yang jiwaku berada di tangan-Nya, seseorang tidak beriman hingga ia mencintai saudaranya sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri. ~ Nabi Muhammad SAW
Jauhilah dengki, karena dengki memakan amal kebaikan sebagaimana api memakan kayu bakar. ~ Nabi Muhammad SAW
Yang terbaik di antara kalian adalah mereka yang berakhlak paling mulia. ~ Nabi Muhammad SAW
Allah tidak melihat bentuk rupa dan harta benda kalian, tapi Dia melihat hati dan amal kalian. ~ Nabi Muhammad SAW
Kecintaan kepada Allah melingkupi hati, kecintaan ini membimbing hati dan bahkan merambah ke segala hal. ~ Imam Al Ghazali
Raihlah ilmu, dan untuk meraih ilmu belajarlah untuk tenang dan sabar. ~ Khalifah ‘Umar
Setiap orang di dunia ini adalah seorang tamu, dan uangnya adalah pinjaman. Tamu itu pastilah akan pergi, cepat atau lambat, dan pinjaman itu haruslah dikembalikan. ~ Ibnu Mas’ud
Ketahuilah bahwa sabar, jika dipandang dalam permasalahan seseorang adalah ibarat kepala dari suatu tubuh. Jika kepalanya hilang maka keseluruhan tubuh itu akan membusuk. Sama halnya, jika kesabaran hilang, maka seluruh permasalahan akan rusak. ~ Khalifah ‘Ali
Sabar memiliki dua sisi, sisi yang satu adalah sabar, sisi yang lain adalah bersyukur kepada Allah. ~ Ibnu Mas’ud
Takutlah kamu akan perbuatan dosa di saat sendirian, di saat inilah saksimu adalah juga hakimmu. ~ Khalifah ‘Ali
Orang yang paling aku sukai adalah dia yang menunjukkan kesalahanku. ~ Khalifah ‘Umar
Niat adalah ukuran dalam menilai benarnya suatu perbuatan, oleh karenanya, ketika niatnya benar, maka perbuatan itu benar, dan jika niatnya buruk, maka perbuatan itu buruk. ~ Imam An Nawawi
Aku mengamati semua sahabat, dan tidak menemukan sahabat yang lebih baik daripada menjaga lidah. Saya memikirkan tentang semua pakaian, tetapi tidak menemukan pakaian yang lebih baik daripada takwa. Aku merenungkan tentang segala jenis amal baik, namun tidak mendapatkan yang lebih baik daripada memberi nasihat baik. Aku mencari segala bentuk rezki, tapi tidak menemukan rezki yang lebih baik daripada sabar. ~ Khalifah ‘Umar
Dia yang menciptakan mata nyamuk adalah Dzat yang menciptakan matahari. ~ Bediuzzaman Said Nursi
Penderitaan jiwa mengarahkan keburukan. Putus asa adalah sumber kesesatan; dan kegelapan hati, pangkal penderitaan jiwa. ~ Bediuzzaman Said Nursi
Kebersamaan dalam suatu masyarakat menghasilkan ketenangan dalam segala kegiatan masyarakat itu, sedangkan saling bermusuhan menyebabkan seluruh kegiatan itu mandeg. ~ Bediuzzaman Said Nursi
Menghidupkan kembali agama berarti menghidupkan suatu bangsa. Hidupnya agama berarti cahaya kehidupan. ~ Bediuzzaman Said Nursi
Seseorang yang melihat kebaikan dalam berbagai hal berarti memiliki pikiran yang baik. Dan seseoran yang memiliki pikiran yang baik mendapatkan kenikmatan dari hidup. ~ Bediuzzaman Said Nursi
Sesungguhnya seorang hamba itu bila merasa ujub kerana suatu perhiasan dunia, niscaya Allah akan murka kepadanya hingga dia melepaskan perhiasan itu. (Sayidina Abu bakar)
Orang yang bakhil itu tidak akan terlepas daripada salah satu daripada 4 sifat yang membinasakan iaitu: Ia akan mati dan hartanya akan diambil oleh warisnya, lalu dibelanjakan bukan pada tempatnya atau; hartanya akan diambil secara paksa oleh penguasa yang zalim atau; hartanya menjadi rebutan orang-orang jahat dan akan dipergunakan untuk kejahatan pula atau; adakalanya harta itu akan dicuri dan dipergunakan secara berfoya-foya pada jalan yang tidak berguna (Sayidina Abu Bakar)
Barangsiapa takut kepada Allah SWT nescaya tidak akan dapat dilihat kemarahannya. Dan barangsiapa takut pada Allah, tidak sia-sia apa yang dia kehendaki. (Sayidina Umar bin Khattab)
Orang yang banyak ketawa itu kurang wibawanya. Orang yang suka menghina orang lain, dia juga akan dihina. Orang yang menyintai akhirat, dunia pasti menyertainya. Barangsiapa menjaga kehormatan orang lain, pasti kehormatan dirinya akan terjaga. (Sayidina Umar bin Khattab)
Hendaklah kamu lebih memperhatikan tentang bagaimana amalan itu diterima daripada banyak beramal, kerana sesungguhnya terlalu sedikit amalan yang disertai takwa. Bagaimanakah amalan itu hendak diterima? (Sayidina Ali Karamallahu Wajhah)
Janganlah seseorang hamba itu mengharap selain kepada Tuhannya dan janganlah dia takut selain kepada dosanya. (Sayidina Ali Karamallahu Wajhah)
Tidak ada kebaikan ibadah yang tidak ada ilmunya dan tidak ada kebaikan ilmu yang tidak difahami dan tidak ada kebaikan bacaan kalau tidak ada perhatian untuknya. (Sayidina Ali Karamallahu Wajhah)
Tiada solat yang sempurna tanpa jiwa yang khusyu’. Tiada puasa yang sempurna tanpa mencegah diri daripada perbuatan yang sia-sia. Tiada kebaikan bagi pembaca al-Qur’an tanpa mengambil pangajaran daripadanya. Tiada kebaikan bagi orang yang berilmu tanpa memiliki sifat wara’. Tiada kebaikan mengambil teman tanpa saling sayang-menyayangi. Nikmat yang paling baik ialah nikmat yang kekal dimiliki. Doa yang paling sempurna ialah doa yang dilandasi keikhlasan. Barangsiapa yang banyak bicara, maka banyak pula salahnya, siapa yang banyak salahnya, maka hilanglah harga dirinya, siapa yang hilang harga dirinya, bererti dia tidak wara’, sedang orang yang tidak wara’ itu bererti hatinya mati. (Sayidina Ali Karamallahu Wajhah)
Antara tanda-tanda orang yang bijaksana itu ialah: Hatinya selalu berniat suci. Lidahnya selalu basah dengan zikrullah. Kedua matanya menangis kerana penyesalan (terhadap dosa). Segala perkara dihadapaiya dengan sabar dan tabah. Mengutamakan kehidupan akhirat daripada kehidupan dunia. (Sayidina Utshman bin Affan)

Abu Hurairah ra. Berkata, Rasulullah bersabda: Setiap ruas tulang tubuh manusia wajib dikeluarkan shodaqohnya setiap hari ketika matahari terbit. Mendamaikan antara dua orang yang berselisih adalah shodaqoh, menolong orang dengan membantunya menaiki kendaraan atau mengangkatkan barang ke atas kendaraannya adalah shodaqoh, kata-kata yang baik adalah shodaqoh, tiap-tiap langkahmu untuk mengerjakan sholat adalah shodaqoh, dan membersihkan rintangan dari jalan adalah shodaqoh. (HR Bukhari dan Muslim)
Puasa dan al-Quran itu akan memberi syafaat kepada seorang hamba pada hari kiamat kelak. Di mana puasa akan berkata, –Wahai Rabbku, aku telah menahannya dari makanan dan nafsu syahwat, karenanya perkenankan aku untuk memberi syafaat kepadanya–. Sedangkan al-Quran berkata, –Aku telah melarangnya dari tidur pada malam hari, karenanya perkenankan aku untuk memberi syafaat kepadanya–. Beliau bersabda, –Maka keduanya pun memberikan syafaat– (HR. Ahmad, al-Hakim, dan Abu Nu`aim)